Sejak blog ini dibuat, aku belum memperkenalkan diri.. Jadi ada baiknya, siapapun yang kurang kerjaan mampir ke blog ini, bisa mengira-ngira seperti apa diri aku bukan melalu kacamata aku sendiri..melainkan dari orang lain... Yah aku Tugi Suswanti Selanjutnya terserah persepsi mereka masing-masing...
Kata Ibu aku, aku wanita 28 tahun dengan sikap dan pikiran perempuan 15 tahun.
Kata teman-teman aku, aku perempuan dewasa yang cengengesan dengan tampang jutek yang khas. tapi Aku bertansformasi.
Kata dia, aku si open mind - sensitive. Perempuan yang open mind, tapi dalam waktu yang sama dia juga seorang yang sensitif. Jarang orang seperti itu. Mungkin bisa menerima dibentak-bentak, tapi abis itu nangis, naah sensitifnya keluar deh...
Kata mantan2 aku, aku orangnya setia, romantis dan tragis. Ada yang menangis karena terharu dengan perlakuanku. Ga sedikit juga yang menangis karena ketegaan ku.
Kata sahabat aku, aku realistis, dan sahabatku tertawa.....
Kata Allah-ku, aku harus selalu belajar dan jangan jauh-jauh dari Dia. Oya, Allah juga bilang surga ditelapak kaki ibu. Pantesan ibu suka minta dipijitin kakinya. Supaya kelak aku bisa berkumpul di dunia yang kekal bersama-sama dengan Bapak juga.
Kata aku, teruslah bermimipi dan jadikan kenyataan. Dan aku mencintai diri aku sendiri dengan segala kekurang dan kelebihan yang aku punya.
Kata calon pendampingku ( entah siapa ), dia mencitai aku :) dan aku mencintai dia...
Kata Ibu aku, aku wanita 28 tahun dengan sikap dan pikiran perempuan 15 tahun.
Kata teman-teman aku, aku perempuan dewasa yang cengengesan dengan tampang jutek yang khas. tapi Aku bertansformasi.
Kata dia, aku si open mind - sensitive. Perempuan yang open mind, tapi dalam waktu yang sama dia juga seorang yang sensitif. Jarang orang seperti itu. Mungkin bisa menerima dibentak-bentak, tapi abis itu nangis, naah sensitifnya keluar deh...
Kata mantan2 aku, aku orangnya setia, romantis dan tragis. Ada yang menangis karena terharu dengan perlakuanku. Ga sedikit juga yang menangis karena ketegaan ku.
Kata sahabat aku, aku realistis, dan sahabatku tertawa.....
Kata Allah-ku, aku harus selalu belajar dan jangan jauh-jauh dari Dia. Oya, Allah juga bilang surga ditelapak kaki ibu. Pantesan ibu suka minta dipijitin kakinya. Supaya kelak aku bisa berkumpul di dunia yang kekal bersama-sama dengan Bapak juga.
Kata aku, teruslah bermimipi dan jadikan kenyataan. Dan aku mencintai diri aku sendiri dengan segala kekurang dan kelebihan yang aku punya.
Kata calon pendampingku ( entah siapa ), dia mencitai aku :) dan aku mencintai dia...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Post Your Comment..