Lama Aku menatap layar kosong blog ini. Lalu menunduk, dan menengadah. Di seberang sofa, mamak sedang menonton televis. Mamak sudah tua, dan akupun akan menyusul...
"Ini anak muda sekarang karena hal sepele aja langsung cerai, buat apa pacaran sekian tahun ga ada artinya..waktu jaman mamak dulu umur 12 tahun udah pada gendong anak. Ga ada pacar2 an.kamu juga tuh kalo ada yang serius lagi jangan di lama lamain" celetuk mamak
"Iya..Namanya juga usaha mak" jawabku sekenanya.
"Iya..Namanya juga usaha mak" jawabku sekenanya.
***
Aku percaya aku tidak sendiri. Aku bagian dari
sekian juta perempuan yang bernasib sama. Yaa, beda-beda tipis. Ada
yang punya pacar dan berhubungan bertahun-tahun, belum juga menikah. Ada
yang masih mengharapkan masa lalu, hingga belum juga menikah. Ada yang
menyukai suami orang, hingga akhirnya terjebak dengan mulut manis dan
belum juga menikah. Ada juga yang memilih menyukai sesama jenis, dan
memutuskan tidak menikah. Ada juga yang dipisahkan oleh kematian sebelum pernikahan terjadi. :(
***
Seorang sahabat berpesan padaku, "Gi, carilah pria yang bisa
menyelesaikan masalah. Karena didalam pernikahan, isinya hanya masalah
dan masalah. Jika kamu punya pasangan, uji dia. Lihat kualitasnya, tes
kesabarannya, dan kamu baru bisa merasakan seberapa besar dia
menginginkanmu. Jika masalah tidak sms atau telepon saja dia bisa mendiamkanmu, bagaimana nanti di pernikahan? Dia akan pulang kerumah orang
tuanya meninggalkanmu sendiri".
Aku mulai pusing, aku rasa aku perlu bertemu Bapak Mario Teguh. Jadi aku harus
bagaimana? Nasihatnya pun berlanjut. Aku bahkan bisa membuat pointers,
diantaranya :
1. Perjuangan itu milik pria, kamu wanita, duduk manis dan menilai. Karena kalian berharga
2. Jangan terlalu
buru-buru. Jika pria benar-benar menginginkanmu, dia akan lakukan apapun
untuk meraihnya
3. Pilih pria yang siap saat kamu jelek, gendut, hitam, berantakan,
dan tua. Jika dia tidak siap atas itu, kamu yang harus siap jika dia
mencari wanita yang lebih menarik.
4. Sibukkan dirimu, buka matamu lebih lebar. Bertemulah orang lebih banyak. (teruuuss?? makin susah nyari jodohnya???)
***
Aku tidak muluk muluk aku hanya butuh seorang pria yang bisa menggantikan posisi Ayahku
sebagai pemimpin dan sebagai imam, menggantikan posisi kakak ku yang protektif, dan juga
menggantikan posisi sahabatku untuk menjadi partner tertawa dan keliling
dunia...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Post Your Comment..